Cari Artikel

Mempersiapkan...

Bolehkah Witir setelah Tarowih?

 

Bolehkah Witir setelah Tarowih?

Yang utama adalah Witir dijadikan penutup sholat malam. Hal ini sebagaimana sabda Nabi ﷺ:

«اجْعَلُوا آخِرَ صَلاَتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا»

“Jadikanlah akhir dari sholat kalian di malam hari adalah Witir.” (HR. Al-Bukhori no. 998)

Akan tetapi diperbolehkan Witir diletakkan di awal, yaitu setelah sholat Tarawih bakda Isya, meskipun ia sholat Tahajjud lagi setelah bangun tidur. Dari Abu Huroiroh Rodhiyallahu ‘Anhu, Rosulullah ﷺ bersabda: “Orang yang paling kucintai ﷺ berpesan kepadaku agar aku puasa 3 hari setiap bulan, sholat dua rokaat Dhuha dan Witir sebelum tidur.” (HR. Al-Bukhori no. 1981)

Akan tetapi tidak boleh Witir dua kali dalam satu malam. Witir hanya sekali dalam semalam, baik sebelum tidur maupun setelahnya.

Allahu a’lam.[]

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url