Cari Artikel

Mempersiapkan...

Alloh Sang Pemberi Rizqi Menurut Abul Hasan Asy'ari

 

Imam Abul Hasan Al-Asy’ari berkata:

* وأن الأرزاق من قبل الله سبحانه يرزقها عباده حلالا كانت أم حراما

Bahwa rizqi dari sisi Allah, yang ia berikan kepada hamba-hamba-Nya baik halal atau harom.

Bahasa:

(الأرزاق): bentuk jamak dari rizq, yaitu berbagai macam ni’mat yang Alloh berikan kepada hamba-hamba-Nya, baik yang halal maupun yang harom.

Penjelasan:

Ahli Sunnah berpandangan bahwa tidak ada pemberi rizqi (Roziq) kecuali Alloh Ta’ala, baik rizqi itu halal maupun harom. Inilah yang ditegaskan oleh Imam Al-Hafizh Abu Bakr Al-Isma’ili dalam kitabnya I’tiqod A’immah Ahlil Hadits (hlm. 77), di mana beliau berkata: “Sungguh Alloh Ta’ala memberi rizqi kepada setiap makhluk hidup berupa makanan yang menopang kehidupannya. Alloh menjaminnya bagi makhluk yang Dia kehendaki untuk tetap hidup, dan Dialah yang memberinya rizqi baik dari yang halal maupun dari yang harom. Demikian pula rizqi berupa perhiasan yang merupakan kelebihan dari sekadar untuk bertahan hidup.”

Alloh Ta’ala berfirman:

﴿يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ هَلْ مِنْ خَالِقٍ غَيْرُ اللَّهِ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

“Wahai manusia, ingatlah akan ni’mat Alloh kepadamu. Adakah pencipta selain Alloh yang dapat memberikan rizqi kepadamu dari langit dan bumi?”

Alloh ‘Azza wa Jalla juga berfirman:

﴿وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا

“Tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Alloh-lah yang memberi rizqinya...” (QS. Hud)

Maka setiap rizqi yang diterima oleh makhluk, sungguh berasal dari Alloh Ta’ala. Pemberian rizqi adalah salah satu kekhususan dari Rububiyyah (sifat Alloh sebagai Robb). Karena tidak ada pencipta selain Alloh dan tidak ada Robb selain-Nya, maka tidak ada pula pemberi rizqi selain Dia.

Ringkasan:

Seluruh macam rizqi yang diterima oleh makhluk, baik yang harom maupun yang halal, semuanya berasal dari Alloh semata.

Diskusi:

S1: Siapakah yang memberi rizqi kepada seluruh makhluk?

S2: Apakah rizqi yang didapat dari cara yang harom juga berasal dari Alloh?

S3: Adakah seseorang yang tidak membutuhkan rizqi dari Alloh Ta’ala?


 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url