Cari Artikel

Mempersiapkan...

Membenarkan Adanya Karomah Orang-Orang Sholih

 

Imam Abul Hasan Al-Asy’ari berkata:

* وأن الصالحين قد يجوز أن يخصهم الله بآيات تظهر عليهم

Bahwa orang-orang sholih mungkin saja diberi Allah kekhususan dengan tanda-tanda (karomah) yang mengalahkan orang-orang.

Bahasa:

(آيات): bentuk jamak dari ayah, yang berarti tanda dan bukti.

Penjelasan:

Termasuk di antara pokok-pokok ‘aqidah Ahli Sunnah adalah membenarkan adanya ayat-ayat dan karomah (kemuliaan luar biasa) yang menyalahi kebiasaan manusia pada umumnya.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah (728 H) berkata: “Termasuk di antara pokok-pokok Ahli Sunnah adalah membenarkan adanya karomah para wali dan kejadian-kejadian luar biasa yang Alloh jalankan melalui tangan mereka.” (Majmu’ Al-Fatawa, 3/156)

Para ahli bid’ah dari kalangan Jahmiyyah dan Mu’tazilah mengingkari adanya karomah.

Penyebutan karomah telah datang di dalam Al-Qur’an, di antaranya adalah firman Alloh Ta’ala:

﴿كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِنْدَهَا رِزْقًا قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّى لَكِ هَذَا قَالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Setiap kali Zakariyya masuk untuk menemuinya di mihrab, ia mendapati makanan di sisinya. Zakariyya berkata, ‘Wahai Maryam, dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?’ Maryam menjawab, ‘Itu dari sisi Alloh.’ Sungguh Alloh memberi rizqi kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan.” (QS. Ali Imron)

Demikian pula penyebutan karomah sebagian orang sholih dalam As-Sunnah, di antaranya adalah berbicaranya seorang bayi yang membuktikan bebasnya Juraij sang rahib dari tuduhan perbuatan keji (Lihat: Shohih Muslim, 4/1976), dan terbukanya celah batu besar yang menutupi tiga orang di dalam gua setelah batu itu menimpa dan menutup jalan keluar mereka (Lihat: Shohih Al-Bukhori no. 2215)

Meskipun demikian, tidak setiap orang yang mengalami kejadian luar biasa lantas menjadi seorang wali Alloh, hingga dilihat terlebih dahulu sejauh mana kesesuaian keadaannya dengan syari’at. Sebab, bisa jadi ia adalah wali syaithon, dan syaithonlah yang memberinya sedikit kekuatan luar biasa agar ia bisa menyesatkan manusia dengannya.

Ringkasan:

Ahli Sunnah mengimani adanya karomah para wali yang Alloh berikan secara khusus kepada mereka. Hal ini ditetapkan oleh Al-Qur’an, As-Sunnah, dan ijma’ (kesepakatan ulama).

Diskusi:

S1: Apakah orang-orang sholih dikhususkan dengan karomah yang Alloh ciptakan untuk mereka?

S2: Apakah setiap orang yang mengalami kejadian luar biasa berarti ia adalah seorang wali Alloh?

S3: Bagaimana sikap kaum Mu’tazilah dan Jahmiyyah terhadap karomah para wali?


 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url