Cari Artikel

Mempersiapkan...

Tafsir Surat Yasin dari Tafsir Muyassar

 

Tafsir Muyassar dari Surat Yasin

Judul tema berasal dari pentarjamah

 

๐Ÿ“– Permulaan Surat Yasin dan Sumpah dengan Al-Qur’an

1- ูŠุณ

{Yasin} Pembahasan mengenai huruf-huruf muqoththo’ah (huruf-huruf terpisah) telah dijelaskan pada awal surat Al-Baqoroh (QS. Al-Baqoroh: 1).

2- ูˆَุงู„ْู‚ُุฑْุขู†ِ ุงู„ْุญَูƒِูŠู…ِ

Allah Ta’ala bersumpah dengan Al-Qur’an yang hakim (penuh hikmah) yang mencakup hukum-hukum, hikmah-hikmah, dan hujjah-hujjah (bukti-bukti).

3- ุฅِู†َّูƒَ ู„َู…ِู†َ ุงู„ْู…ُุฑْุณَู„ِูŠู†َ

Sesungguhnya engkau -wahai Rosul (Muhammad) ๏ทบ- benar-benar termasuk dari para Rosul yang diutus dengan wahyu Allah kepada hamba-hamba-Nya.

4- ุนَู„َู‰ ุตِุฑَุงุทٍ ู…ُุณْุชَู‚ِูŠู…ٍ

Engkau berada di atas jalan yang lurus dan moderat, yaitu Islam.

5- ุชَู†ْุฒِูŠู„َ ุงู„ْุนَุฒِูŠุฒِ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…ِ

Allah menurunkan Al-Qur’an ini, yang merupakan penurunan dari Al-Aziz (Yang Mahaperkasa) dalam pembalasan-Nya terhadap ahli kekufuran dan kemaksiatan, dan Ar-Rohim (Yang Maha Penyayang) kepada siapa saja dari hamba-hamba-Nya yang bertaubat dan beramal sholih.

 

๐Ÿ“ข Tujuan Pengutusan Rosul dan Keadaan Kaum yang Lalai

6- ู„ِุชُู†ْุฐِุฑَ ู‚َูˆْู…ًุง ู…َุง ุฃُู†ْุฐِุฑَ ุขุจَุงุคُู‡ُู…ْ ูَู‡ُู…ْ ุบَุงูِู„ُูˆู†َ

Kami menurunkannya (Al-Qur’an) kepadamu -wahai Rosul- agar engkau memberi peringatan dengannya kepada suatu kaum yang leluhur mereka belum pernah diperingatkan sebelummu, yaitu bangsa Arab. Maka kaum ini berada dalam kelalaian dari Iman dan istiqomah dalam amal sholih.

Setiap umat yang terputus dari peringatan, niscaya ia akan jatuh dalam kelalaian. Di dalam hal ini terdapat dalil tentang wajibnya dakwah dan peringatan atas para ulama yang memahami Allah dan Syari’at-Nya, untuk membangunkan kaum Muslimin dari kelalaian mereka.

7- ู„َู‚َุฏْ ุญَู‚َّ ุงู„ْู‚َูˆْู„ُ ุนَู„َู‰ ุฃَูƒْุซَุฑِู‡ِู…ْ ูَู‡ُู…ْ ู„َุง ูŠُุคْู…ِู†ُูˆู†َ

Sungguh, telah wajib ‘adzab (siksaan) atas kebanyakan orang-orang kafir ini, setelah kebenaran ditawarkan kepada mereka, lalu mereka menolaknya. Maka, mereka tidak beriman kepada Allah, tidak pula kepada Rosul-Nya, dan tidak mengamalkan Syari’at-Nya.

 

๐Ÿ”’ Hukuman dan Penghalang Bagi Orang Kafir yang Enggan Beriman

8- ุฅِู†َّุง ุฌَุนَู„ْู†َุง ูِูŠ ุฃَุนْู†َุงู‚ِู‡ِู…ْ ุฃَุบْู„َุงู„ًุง ูَู‡ِูŠَ ุฅِู„َู‰ ุงู„ْุฃَุฐْู‚َุงู†ِ ูَู‡ُู…ْ ู…ُู‚ْู…َุญُูˆู†َ

Sesungguhnya Kami telah menjadikan orang-orang kafir ini—yang kebenaran ditawarkan kepada mereka lalu mereka menolaknya, dan mereka bersikeras dalam kekufuran dan ketidakimanan—seperti orang yang dipasangi belenggu di leher mereka, sehingga tangan mereka terkumpul bersama leher mereka di bawah dagu mereka, yang menyebabkan mereka terpaksa mengangkat kepala mereka ke langit. Maka, mereka terbelenggu dari segala bentuk kebaikan, tidak dapat melihat kebenaran dan tidak dapat mendapatkan petunjuk padanya.

9- ูˆَุฌَุนَู„ْู†َุง ู…ِู†ْ ุจَูŠْู†ِ ุฃَูŠْุฏِูŠู‡ِู…ْ ุณَุฏًّุง ูˆَู…ِู†ْ ุฎَู„ْูِู‡ِู…ْ ุณَุฏًّุง ูَุฃَุบْุดَูŠْู†َุงู‡ُู…ْ ูَู‡ُู…ْ ู„َุง ูŠُุจْุตِุฑُูˆู†َ

Dan Kami telah membuat di hadapan orang-orang kafir itu dinding penghalang dan di belakang mereka dinding penghalang. Maka, mereka berada pada kedudukan seperti orang yang jalannya terhalang dari depan dan dari belakang. Lalu Kami butakan mata mereka disebabkan kekufuran dan kesombongan mereka. Maka, mereka tidak melihat jalan yang benar, dan tidak mendapatkan petunjuk. Setiap orang yang menyambut dakwah Islam dengan berpaling dan menentang, ia pantas mendapatkan hukuman ini.

10- ูˆَุณَูˆَุงุกٌ ุนَู„َูŠْู‡ِู…ْ ุฃَุฃَู†ْุฐَุฑْุชَู‡ُู…ْ ุฃَู…ْ ู„َู…ْ ุชُู†ْุฐِุฑْู‡ُู…ْ ู„َุง ูŠُุคْู…ِู†ُูˆู†َ

Sama saja bagi orang-orang kafir yang membangkang ini, baik engkau peringatkan mereka -wahai Rosul- atau engkau tidak peringatkan, mereka tidak akan membenarkan dan tidak akan beramal (seperti Abu Jahal CS).

 

๐Ÿ’ก Manfaat Peringatan dan Catatan Amalan

11- ุฅِู†َّู…َุง ุชُู†ْุฐِุฑُ ู…َู†ِ ุงุชَّุจَุนَ ุงู„ุฐِّูƒْุฑَ ูˆَุฎَุดِูŠَ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†َ ุจِุงู„ْุบَูŠْุจِ ูَุจَุดِّุฑْู‡ُ ุจِู…َุบْูِุฑَุฉٍ ูˆَุฃَุฌْุฑٍ ูƒَุฑِูŠู…ٍ

Peringatanmu hanyalah bermanfaat bagi orang yang beriman kepada Al-Qur’an dan mengikuti hukum-hukum Allah yang terkandung di dalamnya, serta takut kepada Ar-Rohman (Allah) saat tidak ada seorang pun yang melihatnya kecuali Allah. Maka, berilah kabar gembira kepadanya dengan ampunan dari Allah atas dosa-dosanya, dan pahala dari-Nya di Akhirat atas amal sholihnya, yaitu masuk Jannah.

12- ุฅِู†َّุง ู†َุญْู†ُ ู†ُุญْูŠِ ุงู„ْู…َูˆْุชَู‰ ูˆَู†َูƒْุชُุจُ ู…َุง ู‚َุฏَّู…ُูˆุง ูˆَุขุซَุงุฑَู‡ُู…ْ ูˆَูƒُู„َّ ุดَูŠْุกٍ ุฃَุญْุตَูŠْู†َุงู‡ُ ูِูŠ ุฅِู…َุงู…ٍ ู…ُุจِูŠู†ٍ

Sesungguhnya Kami-lah yang menghidupkan kembali semua orang yang telah mati dengan membangkitkan mereka pada Hari Kiamat. Dan Kami mencatat apa yang telah mereka kerjakan, baik berupa kebaikan maupun keburukan, dan atsar (jejak) mereka yang menjadi sebab bagi mereka, baik semasa hidup maupun setelah mati, seperti anak sholih, ilmu yang bermanfaat, dan shodaqoh jariyah (sedekah yang terus mengalir pahalanya) dari kebaikan, dan seperti syirik (menyekutukan Allah) dan maksiat dari keburukan. Dan segala sesuatu Kami hitung dalam sebuah Kitab yang jelas, yaitu Ummu Al-Kutub (Induk semua Kitab) dan kepadanya semua merujuk, yaitu Al-Lauh Al-Mahfuzh.

Maka, sepantasnya bagi orang yang berakal untuk mengintrospeksi dirinya agar menjadi qudwah (teladan) dalam kebaikan, baik semasa hidupnya maupun setelah ia mati.

 

๐Ÿ›️ Kisah Penduduk Al-Qoryah (Negeri)

13- ูˆَุงุถْุฑِุจْ ู„َู‡ُู…ْ ู…َุซَู„ًุง ุฃَุตْุญَุงุจَ ุงู„ْู‚َุฑْูŠَุฉِ ุฅِุฐْ ุฌَุงุกَู‡َุง ุงู„ْู…ُุฑْุณَู„ُูˆู†َ

Dan berikanlah -wahai Rosul- kepada kaummu yang musyrik yang menolak dakwahmu sebuah permisalan agar mereka mengambil pelajaran, yaitu kisah penduduk Al-Qoryah (negeri), ketika para Rosul datang kepada mereka.

14- ุฅِุฐْ ุฃَุฑْุณَู„ْู†َุง ุฅِู„َูŠْู‡ِู…ُ ุงุซْู†َูŠْู†ِ ูَูƒَุฐَّุจُูˆู‡ُู…َุง ูَุนَุฒَّุฒْู†َุง ุจِุซَุงู„ِุซٍ ูَู‚َุงู„ُูˆุง ุฅِู†َّุง ุฅِู„َูŠْูƒُู…ْ ู…ُุฑْุณَู„ُูˆู†َ

(Yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang Rosul untuk menyeru mereka kepada Iman kepada Allah dan meninggalkan peribadatan selain-Nya. Namun, penduduk Al-Qoryah mendustakan kedua Rosul itu. Maka, Kami perkuat keduanya dengan Rosul yang ketiga. Lalu, ketiga Rosul itu berkata kepada penduduk Al-Qoryah: “Sesungguhnya kami, wahai kaum sekalian, adalah Rosul-Rosul yang diutus kepada kalian.”

15- ู‚َุงู„ُูˆุง ู…َุง ุฃَู†ْุชُู…ْ ุฅِู„َّุง ุจَุดَุฑٌ ู…ِุซْู„ُู†َุง ูˆَู…َุง ุฃَู†ْุฒَู„َ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ُ ู…ِู†ْ ุดَูŠْุกٍ ุฅِู†ْ ุฃَู†ْุชُู…ْ ุฅِู„َّุง ุชَูƒْุฐِุจُูˆู†َ

Penduduk Al-Qoryah berkata kepada para Rosul: “Kalian tidak lain hanyalah manusia biasa seperti kami. Dan Ar-Rohman tidak menurunkan sesuatu pun dari wahyu. Kalian tidak lain -wahai para Rosul- hanyalah berdusta.”

16- ู‚َุงู„ُูˆุง ุฑَุจُّู†َุง ูŠَุนْู„َู…ُ ุฅِู†َّุง ุฅِู„َูŠْูƒُู…ْ ู„َู…ُุฑْุณَู„ُูˆู†َ

Para Rosul berkata seraya menegaskan: “Robb kami yang mengutus kami, Dia mengetahui bahwa sesungguhnya kami benar-benar Rosul-Rosul yang diutus kepada kalian.”

17- ูˆَู…َุง ุนَู„َูŠْู†َุง ุฅِู„َّุง ุงู„ْุจَู„َุงุบُ ุงู„ْู…ُุจِูŠู†ُ

“Dan tidak ada kewajiban atas kami melainkan menyampaikan risalah dengan jelas, dan kami tidak memiliki kuasa untuk memberi petunjuk kepada kalian, karena petunjuk hanya di tangan Allah semata.”

18- ู‚َุงู„ُูˆุง ุฅِู†َّุง ุชَุทَูŠَّุฑْู†َุง ุจِูƒُู…ْ ู„َุฆِู†ْ ู„َู…ْ ุชَู†ْุชَู‡ُูˆุง ู„َู†َุฑْุฌُู…َู†َّูƒُู…ْ ูˆَู„َูŠَู…َุณَّู†َّูƒُู…ْ ู…ِู†َّุง ุนَุฐَุงุจٌ ุฃَู„ِูŠู…ٌ

Penduduk Al-Qoryah berkata: “Sesungguhnya kami merasa sial (tasyฤ’um) dengan sebab kalian. Sungguh, jika kalian tidak berhenti dari dakwah kalian kepada kami, niscaya kami akan benar-benar membunuh kalian dengan cara melempar dengan batu, dan pasti akan menimpa kalian ‘adzab yang pedih dan menyakitkan dari kami.”

19- ู‚َุงู„ُูˆุง ุทَุงุฆِุฑُูƒُู…ْ ู…َุนَูƒُู…ْ ุฃَุฆِู†ْ ุฐُูƒِّุฑْุชُู…ْ ุจَู„ْ ุฃَู†ْุชُู…ْ ู‚َูˆْู…ٌ ู…ُุณْุฑِูُูˆู†َ

Para Rosul berkata: “Kesialan dan amalan buruk kalian berupa syirik dan kejahatan ada bersama kalian dan akan kembali kepada kalian. Apakah karena kalian dinasihati dengan sesuatu yang di dalamnya terdapat kebaikan bagi kalian, lalu kalian merasa sial dan mengancam kami dengan dilempari batu dan disiksa?”

“Bahkan kalian adalah kaum yang memiliki kebiasaan melampaui batas (isrof) dalam kemaksiatan dan pendustaan.”

 

๐Ÿƒ Pahlawan dari Ujung Kota dan Akhir Kisahnya

20- ูˆَุฌَุงุกَ ู…ِู†ْ ุฃَู‚ْุตَู‰ ุงู„ْู…َุฏِูŠู†َุฉِ ุฑَุฌُู„ٌ ูŠَุณْุนَู‰ ู‚َุงู„َ ูŠَุง ู‚َูˆْู…ِ ุงุชَّุจِุนُูˆุง ุงู„ْู…ُุฑْุณَู„ِูŠู†َ

Dan datanglah dari tempat yang jauh di kota itu seorang rojul (laki-laki) dengan bergegas (hal itu terjadi ketika ia mengetahui bahwa penduduk Al-Qoryah bertekad untuk membunuh atau menyiksa para Rosul). Ia berkata: “Wahai kaumku, ikutilah para Rosul yang diutus kepada kalian dari Allah.”

21- ุงุชَّุจِุนُูˆุง ู…َู†ْ ู„َุง ูŠَุณْุฃَู„ُูƒُู…ْ ุฃَุฌْุฑًุง ูˆَู‡ُู…ْ ู…ُู‡ْุชَุฏُูˆู†َ

“Ikutilah orang-orang yang tidak meminta harta kepada kalian sebagai upah atas penyampaian risalah, dan mereka adalah orang-orang yang mendapatkan petunjuk dalam apa yang mereka serukan kepada kalian, yaitu peribadatan hanya kepada Allah semata.”

Dalam hal ini terdapat penjelasan tentang keutamaan orang yang bergegas untuk melakukan amar ma’ruf dan nahi munkar.

22- ูˆَู…َุง ู„ِูŠَ ู„َุง ุฃَุนْุจُุฏُ ุงู„َّุฐِูŠ ูَุทَุฑَู†ِูŠ ูˆَุฅِู„َูŠْู‡ِ ุชُุฑْุฌَุนُูˆู†َ

“Dan apakah gerangan yang menghalangiku untuk tidak menyembah Allah yang telah menciptakanku, padahal kepada-Nya kalian semua akan dikembalikan?”

23- ุฃَุฃَุชَّุฎِุฐُ ู…ِู†ْ ุฏُูˆู†ِู‡ِ ุขู„ِู‡َุฉً ุฅِู†ْ ูŠُุฑِุฏْู†ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ُ ุจِุถُุฑٍّ ู„َุง ุชُุบْู†ِ ุนَู†ِّูŠ ุดَูَุงุนَุชُู‡ُู…ْ ุดَูŠْุฆًุง ูˆَู„َุง ูŠُู†ْู‚ِุฐُูˆู†ِ

“Apakah aku akan mengambil alihah (sesembahan-sesembahan) lain selain Allah yang tidak memiliki kekuasaan sedikit pun? Jika Ar-Rohman menghendaki keburukan padaku, maka syafaa’at (pertolongan) mereka tidak akan memberikan manfaat sedikit pun padaku, dan mereka tidak akan mampu menyelamatkanku dari apa yang menimpaku.”

24- ุฅِู†ِّูŠ ุฅِุฐًุง ู„َูِูŠ ุถَู„َุงู„ٍ ู…ُุจِูŠู†ٍ

“Sesungguhnya jika aku melakukan hal itu, niscaya aku benar-benar berada dalam kesalahan yang jelas dan nyata.”

25- ุฅِู†ِّูŠ ุขู…َู†ْุชُ ุจِุฑَุจِّูƒُู…ْ ูَุงุณْู…َุนُูˆู†ِ

“Sesungguhnya aku telah beriman kepada Robb kalian, maka dengarkanlah apa yang aku katakan kepada kalian, dan taatilah aku dengan Iman.”

Ketika ia mengatakan itu, kaumnya melompat kepadanya dan membunuhnya. Maka, Allah memasukkannya ke dalam Jannah.

26- ู‚ِูŠู„َ ุงุฏْุฎُู„ِ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ู‚َุงู„َ ูŠَุง ู„َูŠْุชَ ู‚َูˆْู…ِูŠ ูŠَุนْู„َู…ُูˆู†َ

Dikatakan kepadanya setelah ia dibunuh: “Masuklah ke dalam Jannah,” sebagai ikrom (pemuliaan) baginya. Ia berkata -saat ia berada dalam kenikmatan dan kemuliaan: “Aduhai, seandainya saja kaumku mengetahui.”

27- ุจِู…َุง ุบَูَุฑَ ู„ِูŠ ุฑَุจِّูŠ ูˆَุฌَุนَู„َู†ِูŠ ู…ِู†َ ุงู„ْู…ُูƒْุฑَู…ِูŠู†َ

“Tentang pengampunan Robbku kepadaku dan pemuliaan-Nya atasku, disebabkan keimananku kepada Allah, kesabaranku dalam ketaatan kepada-Nya, dan pengikutan (ittiba’)ku kepada Rosul-Rosul-Nya hingga aku terbunuh. Agar mereka (kaumnya) beriman kepada Allah lalu mereka masuk Jannah sepertiku.”

 

๐ŸŒช️ Kehancuran Penduduk Al-Qoryah

28- ูˆَู…َุง ุฃَู†ْุฒَู„ْู†َุง ุนَู„َู‰ ู‚َูˆْู…ِู‡ِ ู…ِู†ْ ุจَุนْุฏِู‡ِ ู…ِู†ْ ุฌُู†ْุฏٍ ู…ِู†َ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ ูˆَู…َุง ูƒُู†َّุง ู…ُู†ْุฒِู„ِูŠู†َ

Perkara itu tidak membutuhkan turunnya pasukan dari langit untuk menyiksa mereka setelah mereka membunuh rojul yang memberi nasihat kepada mereka dan mendustakan Rosul-Rosul mereka. Sebab, mereka lebih lemah dan lebih remeh dari itu. Dan tidaklah Kami menurunkan Malaikat atas umat-umat ketika Kami membinasakan mereka, bahkan Kami mengirimkan ‘adzab yang menghancurkan mereka.

29- ุฅِู†ْ ูƒَุงู†َุชْ ุฅِู„َّุง ุตَูŠْุญَุฉً ูˆَุงุญِุฏَุฉً ูَุฅِุฐَุง ู‡ُู…ْ ุฎَุงู…ِุฏُูˆู†َ

Kehancuran mereka tidak lain hanyalah dengan satu shoihat (teriakan) saja. Tiba-tiba mereka mati, tidak tersisa satu pun dari mereka.

 

๐Ÿ˜ญ Penyesalan dan Pelajaran dari Kaum yang Dihancurkan

30- ูŠَุง ุญَุณْุฑَุฉً ุนَู„َู‰ ุงู„ْุนِุจَุงุฏِ ู…َุง ูŠَุฃْุชِูŠู‡ِู…ْ ู…ِู†ْ ุฑَุณُูˆู„ٍ ุฅِู„َّุง ูƒَุงู†ُูˆุง ุจِู‡ِ ูŠَุณْุชَู‡ْุฒِุฆُูˆู†َ

Duhai, betapa menyesalnya hamba-hamba itu (ya hasrotal ‘ibฤd) pada Hari Kiamat ketika mereka melihat ‘adzab. Tidaklah seorang Rosul datang kepada mereka dari Allah Ta’ala melainkan mereka selalu mengolok-olok dan mencemoohnya.

31- ุฃَู„َู…ْ ูŠَุฑَูˆْุง ูƒَู…ْ ุฃَู‡ْู„َูƒْู†َุง ู‚َุจْู„َู‡ُู…ْ ู…ِู†َ ุงู„ْู‚ُุฑُูˆู†ِ ุฃَู†َّู‡ُู…ْ ุฅِู„َูŠْู‡ِู…ْ ู„َุง ูŠَุฑْุฌِุนُูˆู†َ

Tidakkah orang-orang yang mengolok-olok ini melihat dan mengambil pelajaran dari generasi-generasi sebelum mereka yang telah Kami binasakan, bahwasanya mereka tidak akan kembali ke dunia ini?

32- ูˆَุฅِู†ْ ูƒُู„ٌّ ู„َู…َّุง ุฌَู…ِูŠุนٌ ู„َุฏَูŠْู†َุง ู…ُุญْุถَุฑُูˆู†َ

Dan sungguh semua generasi yang Kami binasakan ini dan selain mereka, semuanya akan dihadirkan di sisi Kami pada Hari Kiamat untuk dihisab dan dibalas (jazฤ’).

 

๐ŸŒ Bukti Kekuasaan Allah: Kebangkitan dan Tanda-Tanda di Alam Semesta

33- ูˆَุขูŠَุฉٌ ู„َู‡ُู…ُ ุงู„ْุฃَุฑْุถُ ุงู„ْู…َูŠْุชَุฉُ ุฃَุญْูŠَูŠْู†َุงู‡َุง ูˆَุฃَุฎْุฑَุฌْู†َุง ู…ِู†ْู‡َุง ุญَุจًّุง ูَู…ِู†ْู‡ُ ูŠَุฃْูƒُู„ُูˆู†َ

Dan sebagai dalil bagi orang-orang musyrik ini atas kekuasaan Allah untuk Ba’ts (kebangkitan) dan Nusyur (penyebaran): bumi yang mati (mayyitah) yang tidak ada tumbuhan di dalamnya, Kami hidupkan kembali dengan menurunkan air (hujan). Dan Kami keluarkan darinya berbagai jenis tumbuhan yang dimakan oleh manusia dan ternak. Dan barang siapa yang menghidupkan bumi dengan tumbuhan, maka Dia juga mampu menghidupkan makhluk setelah mati.

34- ูˆَุฌَุนَู„ْู†َุง ูِูŠู‡َุง ุฌَู†َّุงุชٍ ู…ِู†ْ ู†َุฎِูŠู„ٍ ูˆَุฃَุนْู†َุงุจٍ ูˆَูَุฌَّุฑْู†َุง ูِูŠู‡َุง ู…ِู†َ ุงู„ْุนُูŠُูˆู†ِ

Dan Kami jadikan di bumi itu kebun-kebun (jannฤt) dari pohon kurma (nakhil) dan anggur (a’nฤb), dan Kami pancarkan di dalamnya sumber-sumber air (‘uyลซn) yang mengairi kebun-kebun itu.

35- ู„ِูŠَุฃْูƒُู„ُูˆุง ู…ِู†ْ ุซَู…َุฑِู‡ِ ูˆَู…َุง ุนَู…ِู„َุชْู‡ُ ุฃَูŠْุฏِูŠู‡ِู…ْ ุฃَูَู„َุง ูŠَุดْูƒُุฑُูˆู†َ

Semua itu agar hamba-hamba dapat memakan buahnya. Dan itu semua tidak lain hanyalah dari Rohmah (kasih sayang) Allah kepada mereka, bukan karena usaha, kerja keras, daya, dan kekuatan mereka. Maka, apakah mereka tidak bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang tidak terhitung dan tidak terhingga yang telah Dia anugerahkan kepada mereka?

36- ุณُุจْุญَุงู†َ ุงู„َّุฐِูŠ ุฎَู„َู‚َ ุงู„ْุฃَุฒْูˆَุงุฌَ ูƒُู„َّู‡َุง ู…ِู…َّุง ุชُู†ْุจِุชُ ุงู„ْุฃَุฑْุถُ ูˆَู…ِู†ْ ุฃَู†ْูُุณِู‡ِู…ْ ูˆَู…ِู…َّุง ู„َุง ูŠَุนْู„َู…ُูˆู†َ

Mahasuci Allah Al-‘Azhim (Yang Maha Agung) yang telah menciptakan semua jenis (azwฤj) dari segala sesuatu yang ditumbuhkan oleh bumi, dan dari diri mereka sendiri (laki-laki dan perempuan), serta dari apa yang tidak mereka ketahui dari makhluk-makhluk Allah lainnya.

Dia Subhanahu telah mengkhususkan diri dengan penciptaan, maka tidak selayaknya disekutukan dengan selain-Nya.

 

๐ŸŒž Tanda-Tanda Kekuasaan di Langit

37- ูˆَุขูŠَุฉٌ ู„َู‡ُู…ُ ุงู„ู„َّูŠْู„ُ ู†َุณْู„َุฎُ ู…ِู†ْู‡ُ ุงู„ู†َّู‡َุงุฑَ ูَุฅِุฐَุง ู‡ُู…ْ ู…ُุธْู„ِู…ُูˆู†َ

Dan sebagai tanda bagi mereka yang menunjukkan keesaan Allah dan kesempurnaan kekuasaan-Nya: malam ini, Kami cabut darinya siang, maka tiba-tiba mereka berada dalam kegelapan.

38- ูˆَุงู„ุดَّู…ْุณُ ุชَุฌْุฑِูŠ ู„ِู…ُุณْุชَู‚َุฑٍّ ู„َู‡َุง ุฐَู„ِูƒَ ุชَู‚ْุฏِูŠุฑُ ุงู„ْุนَุฒِูŠุฒِ ุงู„ْุนَู„ِูŠู…ِ

Dan tanda bagi mereka adalah matahari yang berjalan menuju tempat peredarannya (mustaqor) yang telah Allah tentukan baginya, tidak melampauinya dan tidak pula berkurang darinya. Itu adalah ketentuan (taqdir) dari Al-Aziz (Yang tidak terkalahkan), lagi Al-‘Alim (Yang tidak luput dari pengetahuan-Nya sedikit pun).

39- ูˆَุงู„ْู‚َู…َุฑَ ู‚َุฏَّุฑْู†َุงู‡ُ ู…َู†َุงุฒِู„َ ุญَุชَّู‰ ุนَุงุฏَ ูƒَุงู„ْุนُุฑْุฌُูˆู†ِ ุงู„ْู‚َุฏِูŠู…ِ

Dan bulan adalah tanda dalam penciptaannya. Kami telah menetapkan baginya manฤzil (tempat-tempat peredaran) setiap malam. Ia mulai dari hilal (bulan sabit) yang kecil hingga sempurna menjadi bulan purnama yang bundar, kemudian ia kembali mengecil seperti ‘urjลซn (tangkai mayang kurma) yang melengkung dalam hal tipis, melengkung, dan kekuningan, karena sudah lama dan keringnya.

40- ู„َุง ุงู„ุดَّู…ْุณُ ูŠَู†ْุจَุบِูŠ ู„َู‡َุง ุฃَู†ْ ุชُุฏْุฑِูƒَ ุงู„ْู‚َู…َุฑَ ูˆَู„َุง ุงู„ู„َّูŠْู„ُ ุณَุงุจِู‚ُ ุงู„ู†َّู‡َุงุฑِ ูˆَูƒُู„ٌّ ูِูŠ ูَู„َูƒٍ ูŠَุณْุจَุญُูˆู†َ

Masing-masing dari matahari, bulan, malam, dan siang memiliki waktu yang telah Allah tentukan baginya, yang tidak boleh dilampaui. Maka, tidak mungkin bagi matahari untuk menyusul bulan sehingga menghapus cahayanya atau mengubah jalannya. Dan tidak mungkin bagi malam untuk mendahului siang, sehingga masuk kepadanya sebelum berakhir waktunya. Dan masing-masing dari matahari, bulan, dan bintang-bintang beredar dalam falak (orbit).

 

๐Ÿšข Nikmat Perahu dan Kuasa Allah atas Kehidupan

41- ูˆَุขูŠَุฉٌ ู„َู‡ُู…ْ ุฃَู†َّุง ุญَู…َู„ْู†َุง ุฐُุฑِّูŠَّุชَู‡ُู…ْ ูِูŠ ุงู„ْูُู„ْูƒِ ุงู„ْู…َุดْุญُูˆู†ِ

Dan sebagai dalil dan bukti bagi mereka bahwa Allah semata yang berhak diibadahi, yang melimpahkan nikmat, adalah bahwa Kami telah membawa siapa saja yang selamat dari keturunan Adam di dalam fulk (perahu) Nuh yang dipenuhi (masyhลซn) dengan berbagai jenis makhluk, demi keberlangsungan hidup setelah thufan (banjir besar).

42- ูˆَุฎَู„َู‚ْู†َุง ู„َู‡ُู…ْ ู…ِู†ْ ู…ِุซْู„ِู‡ِ ู…َุง ูŠَุฑْูƒَุจُูˆู†َ

Dan Kami ciptakan bagi orang-orang musyrik ini dan selain mereka, seperti perahu Nuh, berupa kapal-kapal dan kendaraan-kendaraan lain yang mereka tumpangi dan yang menyampaikan mereka ke negeri mereka.

43- ูˆَุฅِู†ْ ู†َุดَุฃْ ู†ُุบْุฑِู‚ْู‡ُู…ْ ูَู„َุง ุตَุฑِูŠุฎَ ู„َู‡ُู…ْ ูˆَู„َุง ู‡ُู…ْ ูŠُู†ْู‚َุฐُูˆู†َ

Dan jika Kami menghendaki, niscaya Kami tenggelamkan mereka, maka mereka tidak akan menemukan penolong (shorฤซkh) yang menyelamatkan mereka dari tenggelam, dan mereka tidak akan dapat terlepas dari tenggelam.

44- ุฅِู„َّุง ุฑَุญْู…َุฉً ู…ِู†َّุง ูˆَู…َุชَุงุนًุง ุฅِู„َู‰ ุญِูŠู†ٍ

Kecuali jika Kami merahmati mereka, maka Kami selamatkan mereka dan Kami berikan kenikmatan (matฤ’) kepada mereka hingga batas waktu tertentu, agar mereka kembali (bertaubat) dan memperbaiki apa yang telah mereka lalaikan.

 

๐Ÿšซ Penolakan Kaum Kafir dan Tanda-Tanda Akhir Zaman

45- ูˆَุฅِุฐَุง ู‚ِูŠู„َ ู„َู‡ُู…ُ ุงุชَّู‚ُูˆุง ู…َุง ุจَูŠْู†َ ุฃَูŠْุฏِูŠูƒُู…ْ ูˆَู…َุง ุฎَู„ْูَูƒُู…ْ ู„َุนَู„َّูƒُู…ْ ุชُุฑْุญَู…ُูˆู†َ

Dan apabila dikatakan kepada orang-orang musyrik: “Takutlah terhadap perkara Akhirat dan kengerian serta keadaannya, dan juga terhadap keadaan dunia dan siksanya, dengan harapan Allah merahmati kalian.” Maka, mereka berpaling dan tidak menyambut seruan itu.

46- ูˆَู…َุง ุชَุฃْุชِูŠู‡ِู…ْ ู…ِู†ْ ุขูŠَุฉٍ ู…ِู†ْ ุขูŠَุงุชِ ุฑَุจِّู‡ِู…ْ ุฅِู„َّุง ูƒَุงู†ُูˆุง ุนَู†ْู‡َุง ู…ُุนْุฑِุถِูŠู†َ

Dan tidaklah datang kepada orang-orang musyrik ini suatu tanda (ฤyah) yang jelas dari sisi Robb mereka untuk menuntun mereka kepada kebenaran, dan menjelaskan kepada mereka kebenaran Rosul, melainkan mereka berpaling darinya dan tidak mengambil manfaat darinya.

47- ูˆَุฅِุฐَุง ู‚ِูŠู„َ ู„َู‡ُู…ْ ุฃَู†ْูِู‚ُูˆุง ู…ِู…َّุง ุฑَุฒَู‚َูƒُู…ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ู‚َุงู„َ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ูƒَูَุฑُูˆุง ู„ِู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ุฃَู†ُุทْุนِู…ُ ู…َู†ْ ู„َูˆْ ูŠَุดَุงุกُ ุงู„ู„َّู‡ُ ุฃَุทْุนَู…َู‡ُ ุฅِู†ْ ุฃَู†ْุชُู…ْ ุฅِู„َّุง ูِูŠ ุถَู„َุงู„ٍ ู…ُุจِูŠู†ٍ

Dan apabila dikatakan kepada orang-orang kafir: “Sedekahkan sebagian dari rizqi yang telah Allah karuniakan kepada kalian,” mereka berkata kepada orang-orang yang beriman seraya berdalih: “Apakah kami harus memberi makan orang yang seandainya Allah berkehendak, niscaya Dia akan memberinya makan?”

“Tidaklah kalian -wahai orang-orang yang beriman- melainkan berada dalam kesesatan (dholal) yang jelas dari kebenaran, karena kalian memerintahkan kami dengan hal itu.”

48- ูˆَูŠَู‚ُูˆู„ُูˆู†َ ู…َุชَู‰ ู‡َุฐَุง ุงู„ْูˆَุนْุฏُ ุฅِู†ْ ูƒُู†ْุชُู…ْ ุตَุงุฏِู‚ِูŠู†َ

Dan orang-orang kafir ini berkata dengan maksud mendustakan dan meminta disegerakan: “Kapankah wa’d (janji) ini terjadi, jika kalian adalah orang-orang yang benar dalam apa yang kalian katakan tentangnya?”

49- ู…َุง ูŠَู†ْุธُุฑُูˆู†َ ุฅِู„َّุง ุตَูŠْุญَุฉً ูˆَุงุญِุฏَุฉً ุชَุฃْุฎُุฐُู‡ُู…ْ ูˆَู‡ُู…ْ ูŠَุฎِุตِّู…ُูˆู†َ

Tidaklah orang-orang musyrik ini yang meminta disegerakan ancaman Allah kepada mereka, menunggu melainkan satu shoihat (tiupan) keterkejutan (faza’) pada saat berdirinya Hari Kiamat, yang akan merenggut mereka secara tiba-tiba, sementara mereka sedang berbantahan mengenai urusan kehidupan mereka.

50- ูَู„َุง ูŠَุณْุชَุทِูŠุนُูˆู†َ ุชَูˆْุตِูŠَุฉً ูˆَู„َุง ุฅِู„َู‰ ุฃَู‡ْู„ِู‡ِู…ْ ูŠَุฑْุฌِุนُูˆู†َ

Maka, orang-orang musyrik ini tidak akan mampu pada saat ditiupnya Al-Qorn (sangkakala) untuk berwasiat kepada seorang pun, dan mereka tidak akan mampu kembali kepada keluarga mereka. Bahkan, mereka mati di pasar-pasar dan di tempat-tempat mereka.

 

๐ŸŽบ Kebangkitan dan Hisab pada Hari Kiamat

51- ูˆَู†ُูِุฎَ ูِูŠ ุงู„ุตُّูˆุฑِ ูَุฅِุฐَุง ู‡ُู…ْ ู…ِู†َ ุงู„ْุฃَุฌْุฏَุงุซِ ุฅِู„َู‰ ุฑَุจِّู‡ِู…ْ ูŠَู†ْุณِู„ُูˆู†َ

Dan ditiuplah An-Nafkhotu Ats-Tsฤniyah (tiupan yang kedua) pada Al-Qorn (sangkakala), lalu roh-roh mereka dikembalikan ke jasad mereka. Tiba-tiba mereka keluar dari al-ajdฤts (alam kubur) mereka menuju Robb mereka dengan cepat.

52- ู‚َุงู„ُูˆุง ูŠَุง ูˆَูŠْู„َู†َุง ู…َู†ْ ุจَุนَุซَู†َุง ู…ِู†ْ ู…َุฑْู‚َุฏِู†َุง ู‡َุฐَุง ู…َุง ูˆَุนَุฏَ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ُ ูˆَุตَุฏَู‚َ ุงู„ْู…ُุฑْุณَู„ُูˆู†َ

Orang-orang yang mendustakan Ba’ts (kebangkitan) berkata dengan penuh penyesalan: “Aduhai, celakanya kami (ya wailanฤ), siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami ini?”

Lalu dijawab dan dikatakan kepada mereka: “Inilah yang telah dijanjikan oleh Ar-Rohman, dan benar pulalah apa yang disampaikan oleh para Rosul yang jujur.”

53- ุฅِู†ْ ูƒَุงู†َุชْ ุฅِู„َّุง ุตَูŠْุญَุฉً ูˆَุงุญِุฏَุฉً ูَุฅِุฐَุง ู‡ُู…ْ ุฌَู…ِูŠุนٌ ู„َุฏَูŠْู†َุง ู…ُุญْุถَุฑُูˆู†َ

Tidaklah Ba’ts dari kubur itu melainkan merupakan hasil dari satu Nafkhoh (tiupan) pada Al-Qorn. Tiba-tiba semua makhluk hadir di sisi Kami untuk dihisab dan dibalas (jazฤ’).

54- ูَุงู„ْูŠَูˆْู…َ ู„َุง ุชُุธْู„َู…ُ ู†َูْุณٌ ุดَูŠْุฆًุง ูˆَู„َุง ุชُุฌْุฒَูˆْู†َ ุฅِู„َّุง ู…َุง ูƒُู†ْุชُู…ْ ุชَุนْู…َู„ُูˆู†َ

Pada Hari itu, perhitungan dilakukan dengan adil. Maka, tidaklah satu jiwa pun dizholimi sedikit pun dengan dikurangi kebaikannya atau ditambahi keburukannya. Dan kalian tidak dibalas melainkan dengan apa yang telah kalian kerjakan di dunia.

 

๐Ÿก Keadaan Penghuni Jannah dan ‘Adzab Penghuni Naar

55- ุฅِู†َّ ุฃَุตْุญَุงุจَ ุงู„ْุฌَู†َّุฉِ ุงู„ْูŠَูˆْู…َ ูِูŠ ุดُุบُู„ٍ ูَุงูƒِู‡ُูˆู†َ

Sesungguhnya penghuni Jannah (Ash-hรฃbu Al-Jannah) pada Hari itu sibuk dari selain mereka dengan berbagai jenis kenikmatan yang mereka nikmati.

56- ู‡ُู…ْ ูˆَุฃَุฒْูˆَุงุฌُู‡ُู…ْ ูِูŠ ุธِู„َุงู„ٍ ุนَู„َู‰ ุงู„ْุฃَุฑَุงุฆِูƒِ ู…ُุชَّูƒِุฆُูˆู†َ

Mereka dan pasangan-pasangan mereka menikmati dengan duduk di atas al-aroik (dipan-dipan) yang dihiasi, di bawah zhilฤl (naungan) yang luas.

57- ู„َู‡ُู…ْ ูِูŠู‡َุง ูَุงูƒِู‡َุฉٌ ูˆَู„َู‡ُู…ْ ู…َุง ูŠَุฏَّุนُูˆู†َ

Bagi mereka di Jannah berbagai jenis fawฤkih (buah-buahan) yang lezat. Dan bagi mereka segala yang mereka minta dari berbagai jenis kenikmatan.

58- ุณَู„َุงู…ٌ ู‚َูˆْู„ًุง ู…ِู†ْ ุฑَุจٍّ ุฑَุญِูŠู…ٍ

Dan bagi mereka kenikmatan lain yang lebih besar, yaitu ketika Robb mereka, Ar-Rohim berfirman kepada mereka dengan Salam (Salฤm) kepada mereka.

Dan pada saat itu, mereka mendapatkan keselamatan (salฤmat) yang sempurna dari segala aspek.

59- ูˆَุงู…ْุชَุงุฒُูˆุง ุงู„ْูŠَูˆْู…َ ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ْู…ُุฌْุฑِู…ُูˆู†َ

Dan dikatakan kepada orang-orang kafir pada Hari itu: “Berpisahlah kalian dari orang-orang yang beriman, dan menjauhlah dari mereka.”

60- ุฃَู„َู…ْ ุฃَุนْู‡َุฏْ ุฅِู„َูŠْูƒُู…ْ ูŠَุง ุจَู†ِูŠ ุขุฏَู…َ ุฃَู†ْ ู„َุง ุชَุนْุจُุฏُูˆุง ุงู„ุดَّูŠْุทَุงู†َ ุฅِู†َّู‡ُ ู„َูƒُู…ْ ุนَุฏُูˆٌّ ู…ُุจِูŠู†ٌ

Dan Allah berkata kepada mereka sebagai teguran dan peringatan: “Bukankah Aku telah berwasiat kepada kalian melalui lisan Rosul-Rosul-Ku, wahai Bani Adam, agar kalian tidak menyembah Syaithon dan tidak menaatinya?”

“Sesungguhnya dia bagi kalian adalah musuh yang jelas permusuhannya.”

61- ูˆَุฃَู†ِ ุงุนْุจُุฏُูˆู†ِูŠ ู‡َุฐَุง ุตِุฑَุงุทٌ ู…ُุณْุชَู‚ِูŠู…ٌ

“Dan Aku telah memerintahkan kalian untuk beribadah kepada-Ku semata. Maka, ibadah dan ketaatan kepada-Ku serta kemaksiatan kepada Syaithon, itulah Din (Shirotun Mustaqim) yang lurus yang mengantarkan kepada keridhoan dan Jannah-Jannah-Ku.”

62- ูˆَู„َู‚َุฏْ ุฃَุถَู„َّ ู…ِู†ْูƒُู…ْ ุฌِุจِู„ًّุง ูƒَุซِูŠุฑًุง ุฃَูَู„َู…ْ ุชَูƒُูˆู†ُูˆุง ุชَุนْู‚ِู„ُูˆู†َ

“Dan sungguh, Syaithon telah menyesatkan dari kebenaran banyak jiblun (makhluk/golongan) dari kalian. Apakah kalian -wahai orang-orang musyrik- tidak memiliki akal yang melarang kalian dari mengikutinya?”

63- ู‡َุฐِู‡ِ ุฌَู‡َู†َّู…ُ ุงู„َّุชِูŠ ูƒُู†ْุชُู…ْ ุชُูˆุนَุฏُูˆู†َ

“Inilah Jahannam yang telah dijanjikan kepada kalian di dunia atas kekufuran kalian kepada Allah dan pendustaan kalian terhadap Rosul-Rosul-Nya.”

64- ุงุตْู„َูˆْู‡َุง ุงู„ْูŠَูˆْู…َ ุจِู…َุง ูƒُู†ْุชُู…ْ ุชَูƒْูُุฑُูˆู†َ

“Masuklah ke dalamnya hari ini dan rasakanlah panasnya, disebabkan kekufuran kalian.”

65- ุงู„ْูŠَูˆْู…َ ู†َุฎْุชِู…ُ ุนَู„َู‰ ุฃَูْูˆَุงู‡ِู‡ِู…ْ ูˆَุชُูƒَู„ِّู…ُู†َุง ุฃَูŠْุฏِูŠู‡ِู…ْ ูˆَุชَุดْู‡َุฏُ ุฃَุฑْุฌُู„ُู‡ُู…ْ ุจِู…َุง ูƒَุงู†ُูˆุง ูŠَูƒْุณِุจُูˆู†َ

“Pada hari ini, Kami akan menutup atas mulut orang-orang musyrik, sehingga mereka tidak dapat berbicara. Dan tangan mereka akan berbicara kepada Kami mengenai apa yang telah mereka lakukan dengan kasar, dan kaki mereka akan bersaksi mengenai apa yang telah mereka tuju di dunia dan dosa-dosa yang mereka peroleh.”

 

Kekuasaan Allah untuk Mengubah Keadaan Manusia

66- ูˆَู„َูˆْ ู†َุดَุงุกُ ู„َุทَู…َุณْู†َุง ุนَู„َู‰ ุฃَุนْูŠُู†ِู‡ِู…ْ ูَุงุณْุชَุจَู‚ُูˆุง ุงู„ุตِّุฑَุงุทَ ูَุฃَู†َّู‰ ูŠُุจْุตِุฑُูˆู†َ

Dan jika Kami menghendaki, niscaya Kami butakan mata mereka dengan menghilangkan penglihatan mereka, sebagaimana Kami menutup mulut mereka. Maka, mereka akan bergegas menuju jalan untuk melewatinya. Namun, bagaimana hal itu dapat terwujud bagi mereka, padahal penglihatan mereka telah dibinasakan?

67- ูˆَู„َูˆْ ู†َุดَุงุกُ ู„َู…َุณَุฎْู†َุงู‡ُู…ْ ุนَู„َู‰ ู…َูƒَุงู†َุชِู‡ِู…ْ ูَู…َุง ุงุณْุชَุทَุงุนُูˆุง ู…ُุถِูŠًّุง ูˆَู„َุง ูŠَุฑْุฌِุนُูˆู†َ

Dan jika Kami menghendaki, niscaya Kami ubah ciptaan mereka dan Kami biarkan mereka duduk di tempat mereka. Maka, mereka tidak akan mampu untuk bergerak maju ke depan, dan tidak pula kembali ke belakang.

68- ูˆَู…َู†ْ ู†ُุนَู…ِّุฑْู‡ُ ู†ُู†َูƒِّุณْู‡ُ ูِูŠ ุงู„ْุฎَู„ْู‚ِ ุฃَูَู„َุง ูŠَุนْู‚ِู„ُูˆู†َ

Dan barang siapa yang Kami panjangkan umurnya hingga ia menjadi tua renta, Kami kembalikan dia kepada keadaan yang ia mulai darinya, yaitu keadaan lemah akal dan lemah jasmani. Maka, apakah mereka tidak menggunakan akal, bahwa siapa yang melakukan hal seperti itu terhadap mereka, Dia Mahakuasa untuk membangkitkan mereka?

 

๐Ÿ“œ Al-Qur’an Bukan Syair, Melainkan Peringatan yang Nyata

69- ูˆَู…َุง ุนَู„َّู…ْู†َุงู‡ُ ุงู„ุดِّุนْุฑَ ูˆَู…َุง ูŠَู†ْุจَุบِูŠ ู„َู‡ُ ุฅِู†ْ ู‡ُูˆَ ุฅِู„َّุง ุฐِูƒْุฑٌ ูˆَู‚ُุฑْุขู†ٌ ู…ُุจِูŠู†ٌ

Dan Kami tidak mengajarkan syair kepada Rosul Kami Muhammad ๏ทบ, dan tidaklah pantas baginya untuk menjadi seorang penyair. Apa yang dibawanya ini tidak lain hanyalah dzikr (peringatan) yang dijadikan pelajaran oleh ulu al-albฤb (orang-orang yang berakal), dan Al-Qur’an yang jelas penjelasannya atas kebenaran dan kebatilan, serta jelas hukum-hukum, hikmah-hikmah, dan nasihat-nasihatnya.

70- ู„ِูŠُู†ْุฐِุฑَ ู…َู†ْ ูƒَุงู†َ ุญَูŠًّุง ูˆَูŠَุญِู‚َّ ุงู„ْู‚َูˆْู„ُ ุนَู„َู‰ ุงู„ْูƒَุงูِุฑِูŠู†َ

(Tujuan diturunkannya) adalah untuk memberi peringatan kepada siapa saja yang hatinya hidup (hayy al-qolb) dan pandangannya terang benderang. Dan agar ‘adzab menjadi pasti (yahiqqo al-qoul) atas orang-orang yang kafir kepada Allah, karena telah tegak atas mereka Hujjah (bukti) Allah yang bฤlighoh (sempurna) dengan adanya Al-Qur’an.

 

๐Ÿ‚ Bukti Penciptaan dan Tanggapan Kaum Musyrik

71- ุฃَูˆَู„َู…ْ ูŠَุฑَูˆْุง ุฃَู†َّุง ุฎَู„َู‚ْู†َุง ู„َู‡ُู…ْ ู…ِู…َّุง ุนَู…ِู„َุชْ ุฃَูŠْุฏِูŠู†َุง ุฃَู†ْุนَุงู…ًุง ูَู‡ُู…ْ ู„َู‡َุง ู…َุงู„ِูƒُูˆู†َ

Tidakkah makhluk-makhluk itu melihat bahwa Kami telah menciptakan untuk kepentingan mereka an’ฤm (hewan ternak) dari apa yang Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami, sehingga mereka menguasai urusan ternak itu?

72- ูˆَุฐَู„َّู„ْู†َุงู‡َุง ู„َู‡ُู…ْ ูَู…ِู†ْู‡َุง ุฑَูƒُูˆุจُู‡ُู…ْ ูˆَู…ِู†ْู‡َุง ูŠَุฃْูƒُู„ُูˆู†َ

Dan Kami tundukkan an’ฤm itu bagi mereka. Maka, sebagian darinya ada yang mereka tunggangi dalam perjalanan, dan mereka angkut di atasnya beban-beban berat. Dan sebagian darinya ada yang mereka makan.

73- ูˆَู„َู‡ُู…ْ ูِูŠู‡َุง ู…َู†َุงูِุนُ ูˆَู…َุดَุงุฑِุจُ ุฃَูَู„َุง ูŠَุดْูƒُุฑُูˆู†َ

Dan bagi mereka di dalamnya terdapat manฤfi’ (manfaat-manfaat) lain yang mereka peroleh, seperti mengambil manfaat dari wol, bulu, dan rambutnya untuk perabot rumah dan pakaian, dan lain-lain. Dan mereka meminum susu-susu nya. Maka, apakah mereka tidak bersyukur kepada Allah yang telah melimpahkan nikmat-nikmat ini kepada mereka, dan mereka mengikhlaskan ibadah hanya kepada-Nya?

74- ูˆَุงุชَّุฎَุฐُูˆุง ู…ِู†ْ ุฏُูˆู†ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุขู„ِู‡َุฉً ู„َุนَู„َّู‡ُู…ْ ูŠُู†ْุตَุฑُูˆู†َ

Dan orang-orang musyrik itu mengambil alihah (sembahan-sembahan) selain Allah yang mereka ibadahi, dengan harapan agar alihah itu menolong mereka dan menyelamatkan mereka dari ‘adzab Allah.

75- ู„َุง ูŠَุณْุชَุทِูŠุนُูˆู†َ ู†َุตْุฑَู‡ُู…ْ ูˆَู‡ُู…ْ ู„َู‡ُู…ْ ุฌُู†ْุฏٌ ู…ُุญْุถَุฑُูˆู†َ

Alihah itu tidak mampu menolong para penyembahnya, dan tidak pula menolong diri mereka sendiri. Dan orang-orang musyrik serta alihah mereka semua akan dihadirkan dalam ‘adzab, sebagian mereka berlepas diri dari sebagian yang lain.

76- ูَู„َุง ูŠَุญْุฒُู†ْูƒَ ู‚َูˆْู„ُู‡ُู…ْ ุฅِู†َّุง ู†َุนْู„َู…ُ ู…َุง ูŠُุณِุฑُّูˆู†َ ูˆَู…َุง ูŠُุนْู„ِู†ُูˆู†َ

Maka, janganlah kekufuran mereka kepada Allah, pendustaan mereka kepadamu, dan olok-olok mereka terhadapmu menjadikanmu bersedih -wahai Rosul-. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan, dan Kami akan membalas mereka atas hal itu.

 

๐Ÿฆด Kekuasaan Allah untuk Membangkitkan Orang Mati

77- ุฃَูˆَู„َู…ْ ูŠَุฑَ ุงู„ْุฅِู†ْุณَุงู†ُ ุฃَู†َّุง ุฎَู„َู‚ْู†َุงู‡ُ ู…ِู†ْ ู†ُุทْูَุฉٍ ูَุฅِุฐَุง ู‡ُูˆَ ุฎَุตِูŠู…ٌ ู…ُุจِูŠู†ٌ

Tidakkah manusia yang mengingkari Ba’ts (kebangkitan) itu melihat permulaan penciptaannya, sehingga ia dapat menjadikannya dalil atas hari kembalinya (ma’ฤd)? (Yaitu) bahwa Kami menciptakannya dari nuthfah (setetes air mani) yang melalui berbagai fase hingga ia menjadi besar, maka tiba-tiba ia menjadi orang yang banyak berbantahan dan jelas perdebatannya.

78- ูˆَุถَุฑَุจَ ู„َู†َุง ู…َุซَู„ًุง ูˆَู†َุณِูŠَ ุฎَู„ْู‚َู‡ُ ู‚َุงู„َ ู…َู†ْ ูŠُุญْูŠِ ุงู„ْุนِุธَุงู…َ ูˆَู‡ِูŠَ ุฑَู…ِูŠู…ٌ

Dan orang yang mengingkari Ba’ts itu memberikan perumpamaan kepada Kami yang tidak selayaknya diberikan, yaitu mengukur kekuasaan Al-Kholiq (Sang Pencipta) dengan kekuasaan makhluk. Dan ia melupakan permulaan penciptaannya. Ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang yang sudah hancur dan luluh lantak?”

79- ู‚ُู„ْ ูŠُุญْูŠِูŠู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠ ุฃَู†ْุดَุฃَู‡َุง ุฃَูˆَّู„َ ู…َุฑَّุฉٍ ูˆَู‡ُูˆَ ุจِูƒُู„ِّ ุฎَู„ْู‚ٍ ุนَู„ِูŠู…ٌ

Katakanlah kepadanya: “Yang menghidupkannya adalah Dia yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia Al-Alฤซm (Maha Mengetahui) terhadap seluruh ciptaan-Nya, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari pengetahuan-Nya.”

80- ุงู„َّุฐِูŠ ุฌَุนَู„َ ู„َูƒُู…ْ ู…ِู†َ ุงู„ุดَّุฌَุฑِ ุงู„ْุฃَุฎْุถَุฑِ ู†َุงุฑًุง ูَุฅِุฐَุง ุฃَู†ْุชُู…ْ ู…ِู†ْู‡ُ ุชُูˆู‚ِุฏُูˆู†َ

Dia-lah yang menjadikan bagi kalian dari pohon yang hijau itu api yang membakar. Tiba-tiba kalian menyalakan api dari pohon itu. Maka, Dia Mahakuasa untuk mengeluarkan sesuatu yang berlawanan dari sesuatu yang berlawanan pula.

Dan di dalam hal itu terdapat dalil atas keesaan Allah dan kesempurnaan kekuasaan-Nya. Dan termasuk dari hal itu adalah mengeluarkan orang-orang yang mati dari kubur mereka dalam keadaan hidup.

81- ุฃَูˆَู„َูŠْุณَ ุงู„َّุฐِูŠ ุฎَู„َู‚َ ุงู„ุณَّู…َุงูˆَุงุชِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถَ ุจِู‚َุงุฏِุฑٍ ุนَู„َู‰ ุฃَู†ْ ูŠَุฎْู„ُู‚َ ู…ِุซْู„َู‡ُู…ْ ุจَู„َู‰ ูˆَู‡ُูˆَ ุงู„ْุฎَู„َّุงู‚ُ ุงู„ْุนَู„ِูŠู…ُ

“Bukankah Dia yang menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya Mahakuasa untuk menciptakan yang seperti mereka, sehingga Dia mengembalikan mereka sebagaimana Dia memulai mereka?”

Tentu, Dia Mahakuasa atas hal itu. Dan Dia adalah Al-Khollฤq (Maha Pencipta) bagi semua makhluk, lagi Al-‘Alฤซm (Maha Mengetahui) atas segala sesuatu yang Dia ciptakan dan yang akan Dia ciptakan, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Nya.

82- ุฅِู†َّู…َุง ุฃَู…ْุฑُู‡ُ ุฅِุฐَุง ุฃَุฑَุงุฏَ ุดَูŠْุฆًุง ุฃَู†ْ ูŠَู‚ُูˆู„َ ู„َู‡ُ ูƒُู†ْ ูَูŠَูƒُูˆู†ُ

Sesungguhnya urusan-Nya Subhanahu wa Ta’ala, apabila Dia menghendaki sesuatu, Dia hanya berfirman kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia. Dan termasuk dari hal itu adalah mematikan dan menghidupkan, serta Ba’ts dan Nusyลซr.

83- ูَุณُุจْุญَุงู†َ ุงู„َّุฐِูŠ ุจِูŠَุฏِู‡ِ ู…َู„َูƒُูˆุชُ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ูˆَุฅِู„َูŠْู‡ِ ุชُุฑْุฌَุนُูˆู†َ

Maka, Mahasuci Allah Ta’ala dan Mahamulia dari ketidakmampuan (‘ajz) dan syirik. Dia adalah Al-Malik (Pemilik) segala sesuatu, Al-Mutashorrif (Pengatur) urusan makhluk-Nya tanpa ada pesaing atau penghalang. Dan sungguh telah tampak dalil-dalil kekuasaan-Nya dan kesempurnaan nikmat-Nya. Dan kepada-Nya kalian akan dikembalikan untuk Hisab dan Jazฤ’.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url