Doa untuk Orang-Orang Muslim yang Telah Wafat
Imam
Abul Hasan Al-Asy’ari berkata:
* وأن الدعاء
لموتى المسلمين والصدقة عنهم بعد موتهم تصل إليهم
Doa untuk
orang mati dari Muslimin, begitu juga shodaqoh atas nama mereka, sampai kepada
mereka.
Bahasa:
(الدعاء): memohonkan kebaikan untuk orang-orang yang telah wafat ini.
(تصل إليهم): mereka dapat mengambil manfaat dari pahalanya.
Penjelasan:
Hal ini
diambil dari sabda Nabi ﷺ:
«إذا مات ابن
آدم انقطع عمله إلا من ثلاث: صدقة جارية، أو علم ينتفع به، أو ولد صالح يدعو له»
“Apabila
anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga perkara:
shodaqoh jariyah (amal yang terus mengalir pahalanya seperti waqof), atau ilmu
yang bermanfaat, atau anak sholih yang mendoakannya.” (HR. Muslim no. 1631)
Maksudnya,
ketika seseorang meninggal dunia, lembaran catatan amalnya ditutup, tidak
ditambah dan tidak dikurangi. Akan tetapi, ia masih bisa mendapat manfaat dari
beberapa hal, di antaranya adalah shodaqoh jariyah seperti waqof yang pernah ia
lakukan, maka ia akan tetap mendapat manfaat setelah kematiannya karena
pahalanya yang terus-menerus mengalir. Begitu pula dengan ilmu yang pernah ia
ajarkan kepada orang lain di dunia, maka manfaatnya akan terus berlanjut dan
pahalanya akan sampai kepadanya. Di antaranya juga adalah permohonan ampun dari
anak yang sholih untuknya. Bagaimana tidak, bukankah anak adalah bagian dari
usaha ayahnya?
Ringkasan:
Ahli Sunnah
berpandangan bahwa mayit mendapatkan manfaat dari doa yang dipanjatkan untuknya
dan dari shodaqoh yang diniatkan atas namanya, sesuai dengan riwayat-riwayat
yang ada.
Diskusi:
S1: Apa
arti dari frasa “sampai kepada mereka”?
S2: Apakah
mayit bisa mendapatkan manfaat dari amalan orang yang masih hidup? Apa dalilnya?