Cari Artikel

Mempersiapkan...

Tasbih dan Do’a Setelah Witir

 

Disukai untuk membaca tasbih setelah salam dari Witir. Ini berdasarkan Hadits Ubay bin Ka’ab rodhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Nabi biasa membaca dalam Witir dengan surah Al-A’la, Al-Kafirun, Al-Ikhlas. Jika beliau telah salam, beliau mengucapkan,

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Subhaanal Malikil Qudduus” sebanyak 3 kali. (Shohih: telah disebutkan sebelumnya)

Dari Ali bin Abi Tholib (40 H) rodhiyallahu ‘anhu, bahwa Rosululloh biasa mengucapkan di akhir Witirnya,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ، لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

“Ya Alloh, sungguh saya berlindung dengan ridho-Mu dari murka-Mu, dengan ampunan-Mu dari hukuman-Mu, dan saya berlindung kepada-Mu dari-Mu. Saya tidak dapat menghitung pujian atas-Mu. Engkau adalah sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri.” (Shohih: HR. Abu Dawud no. 1427, At-Tirmidzi no. 3566, An-Nasa’i (1/252), Ibnu Majah no. 1179)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url