Di Antara Adab Ahli Hadits Menurut Abul Hasan Al-Asy'ari
Imam
Abul Hasan Al-Asy’ari berkata:
* ويرون الصبر
على حكم الله، والأخذ بما أمر الله به والانتهاء عما نهى الله عنه، وإخلاص العمل والنصيحة
للمسلمين، ويدينون بعبادة الله في العابدين والنصحية لجماعة المسلمين، واجتناب الكبائر
والزنا وقول الزور والعصبية والفخر والكبر والإزراء على الناس والعجب
Mereka
berpandangan sabar atas hukum Allah, melaksanakan perintah Allah, berhenti dari
larangan Allah, memurnikan amal untuk Allah dan menasehati Muslimin, menjauhi kabair
(dosa besar) dan zina, sumpah palsu, fanatik, angkuh, sombong, menghina
manusia dan ujub.
Bahasa:
(الصبر): menahan diri dari keluh kesah, maksudnya di sini adalah teguh
di atas hukum Alloh dan senantiasa menjalankannya.
(العصبية): kemarahan karena alasan keturunan, suku, atau lainnya.
(الكبر): menolak kebenaran dan meremehkan manusia, yaitu kesombongan.
(الإزراء): merendahkan atau menghina.
(العجب): kekaguman terhadap diri sendiri atau terhadap amal perbuatan.
Penjelasan:
Semua adab
ini adalah hal-hal yang disepakati oleh Ahli Sunnah wal Jama’ah Rohimahumulloh.
Syaikhul Islam Abu ‘Utsman Ash-Shobuni berkata dalam kitabnya ‘Aqidatus
Salaf Ash-habul Hadits (hlm. 99): “Mereka saling berwasiat untuk mendirikan
Sholat malam, berusaha dalam kebaikan, memerintahkan yang ma’ruf dan mencegah
dari yang munkar, bersegera melakukan segala bentuk kebaikan, serta menjaga
diri dari akibat buruk sifat tamak. Mereka saling berwasiat dengan kebenaran
dan kesabaran, serta saling mencintai dan membenci karena agama.”
Sebelumnya
di (hlm. 97) beliau berkata: “Ash-habul Hadits (para ahli Hadits) mengharomkan
minuman yang memabukkan yang terbuat dari anggur, kismis, kurma, madu, jagung,
atau bahan lain yang jika banyak dapat memabukkan. Mereka mengharomkan yang
sedikit maupun yang banyak, menjauhinya, dan mewajibkan hukuman had
karenanya. Mereka memandang bahwa bersegera menunaikan Sholat-Sholat wajib dan
mendirikannya di awal waktu lebih utama daripada mengakhirkannya hingga akhir
waktu.”
Semua
perkara yang disebutkan ini adalah bagian dari adab yang menjadi pegangan para
Ahli Hadits. Semuanya adalah adab yang ditunjukkan dan didorong oleh Al-Qur’an
dan As-Sunnah. Para Ahli Hadits adalah manusia yang paling pantas untuk beradab
dengan adab-adab Islam yang luhur ini.
Ringkasan:
Ahli Sunnah
memandang wajibnya bersabar atas musibah, mengerjakan kewajiban dan menjauhi
larangan, mengikhlaskan agama hanya untuk Alloh, memberikan nasihat kepada
segenap kaum Muslimin, serta menjauhi dosa-dosa besar dan menjauhi perbuatan
merendahkan orang lain serta sifat-sifat terpuji lainnya.
Diskusi:
S1: Sebutkan
beberapa adab yang dianjurkan oleh para Ahli Hadits!
S2: Apakah
minuman yang memabukkan dalam jumlah sedikit sama hukumnya dengan jumlah banyak
dalam hal keharoman dan kewajiban hukuman had?