Cari Artikel

Mempersiapkan...

Makkiyyah: Karakteristik Tema

 

Membahas masalah-masalah akidah, yaitu dengan mengajak manusia kepada keimanan kepada Alloh dan pengakuan terhadap keesaan-Nya, memalingkan segala jenis ibadah hanya kepada Alloh semata, menghancurkan kesyirikan dan keberhalaan, serta penyembahan patung. Membantah keyakinan-keyakinan Jahiliyah dengan bukti-bukti yang menolak dan dalil-dalil yang memutus. Serta menjelaskan kepalsuan keyakinan mereka terhadap Robb-Robb mereka dan bahwasanya Robb-Robb itu tidak memberi manfaat dan tidak memberi mudharat.

Ajakan kepada keimanan kepada Hari Akhir, kebangkitan setelah kematian, dan pembalasan atas amal perbuatan. Menggambarkan Surga dan Naar, memvisualisasikan pemandangan kenikmatan di Surga dan bentuk-bentuk azab di Naar, serta ajakan untuk bersiap menghadapi hari kembali (Ma’ad).

Pembicaraan Al-Qur’an tentang indahnya ciptaan Alloh terhadap alam semesta ini dan agungnya kekuasaan-Nya. Mengarahkan pandangan manusia kepada tanda-tanda kekuasaan Alloh pada diri sendiri dan alam raya, serta ajakan untuk mengambil faedah dari semua itu dan berdalil dengannya atas kesempurnaan kekuasaan, keesaan Sang Pencipta, dan kesendirian-Nya Subhanahu dalam berhak diibadahi semata tanpa sekutu.

Berbicara tentang manusia pada asal kejadiannya yang pertama, pada tahapan penciptaannya dalam perut ibunya, atau tentang bapaknya Adam dan ibunya Hawa, serta naluri-naluri jiwanya. Begitu pula berbicara tentang jenis-jenis kehidupan makhluk hidup lainnya dari tumbuhan dan hewan.

Berbicara tentang kisah-kisah para Nabi terdahulu dan umat-umat mereka sebagai pengenalan terhadap mereka, pemuliaan bagi orang yang beriman dari mereka, dan peringatan bagi kaum musyrikin Arab dari nasib orang-orang yang mendustakan sebelum mereka, karena orang-orang kafir mereka tidaklah lebih baik dari orang-orang terdahulu tersebut.

Dan menjelaskan kesatuan dakwah seluruh Rosul ‘alaihimus salam, dan bahwasanya mereka semua datang dengan Tauhid yang murni. Serta menjelaskan prinsip-prinsip dakwah mereka berupa keimanan kepada Alloh, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan Hari Akhir.

Berbicara tentang pokok-pokok syariat umum tanpa perincian. Begitu pula adab-adab dan keutamaan-keutamaan yang disepakati seperti sabar, jujur, berbakti, menyambung silaturahmi, memaafkan, adil, berbuat baik (ihsan), serta larangan dari membunuh dan berbuat zholim... yang mana syariat-syariat langit turun dengannya dan disepakati oleh seluruh jenis manusia.

Seperti firman-Nya Ta’ala:

﴿إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ﴾

“Sesungguhnya Alloh menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Alloh melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” (QS. An-Nahl: 90)

Dan menjaga 5 hal yang dhorurot (adh-dhoruriyyat al-khams) atau 5 hal yang menyeluruh (al-kulliyat al-khoms): agama, jiwa, harta, akal, dan nasab (keturunan).[1]


 



[1] Lihat: Khoshoish As-Suwar wal Ayat Al-Madaniyah, Adil Abul ‘Ula hal 47-49. Dan ‘Ulumul Qur’an Dr. Adnan Zarzur hal 141. Dan Mabahits fi ‘Ulumil Qur’an Manna’ Al-Qaththan hal 64. Dan Al-Madkhal li Dirosatil Qur’an Al-Karim Muhammad Muhammad Abu Syuhbah hal 228.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url