Menuntut Ilmu Menurut Abul Hasan Al-Asy'ari
Imam
Abul Hasan Al-Asy’ari berkata:
* والتشاغل بقراءة
القرآن وكتابة الآثار والنظر في الفقه
Mereka menyibukkan
diri dengan membaca Al-Qur’an, menulis atsar-atsar, dan mengkaji fiqh.
Bahasa:
(التشاغل): Menyibukkan diri di waktu luang.
Penjelasan:
Menyibukkan
waktu dengan ilmu yang bermanfaat dan menuntutnya adalah sesuatu yang sangat
diperhatikan oleh Ahli Sunnah wal Jama’ah. Ini adalah apa yang ditetapkan oleh
Al-Hafizh Al-Imam Abu Bakr Al-Isma’ily dalam kitabnya, I’tiqod A-immah Ahlil
Hadits (hal. 7), beliau berkata: “Dan mereka berpendapat untuk menuntut
ilmu, mencarinya dari sumber-sumbernya, bersungguh-sungguh dalam mempelajari
Al-Qur’an dan ilmu-ilmunya, tafsirnya, mendengarkan Sunnah Rosul ﷺ,
mengumpulkannya dan memahaminya, serta mencari atsar-atsar para Shohabat.”
Begitulah
Ahlul Hadits, mereka adalah orang yang paling banyak menuntut ilmu dan paling
sibuk dengannya, baik dalam belajar, mengajar, maupun beramal. Mereka adalah
orang yang paling mengikuti atsar-atsar. Bagaimana tidak, sedangkan mereka
adalah pembawa nash-nash yang mengajak kepada menuntut ilmu dan memotivasi
untuk itu, dan juga mengajak untuk menyibukkan diri dengan Al-Qur’an dan
atsar-atsar. Semoga Alloh memberkahi mereka.
Kesimpulan:
Ahli Sunnah
berpendapat untuk menyibukkan waktu dengan hal-hal yang berbuah kebaikan,
seperti membaca Al-Qur’an, menulis Hadits dan atsar, serta merenungkan
masalah-masalah fiqh.
Diskusi:
S1: Sebutkan
beberapa hal yang menurut Ahlul Hadits harus disibukkan dengannya!