Cari Artikel

Mempersiapkan...

Metodologi Tafsir Al-Khozin (w. 741 H)

 


Nama Mufassir

Abu Al-Hasan Ali bin Muhammad bin Ibrohim Asy-Syayhi Al-Baghdaadi Asy-Syafi’i Ash-Shufi (Ahli Tasawuf) yang dikenal sebagai Al-Khozin.[1]

Nama Tafsirnya

لباب التأويل في معاني التنزيل

Lubab At-Ta’wil fi Ma’ani At-Tanzil.

Aqidahnya

Ia adalah muawwil (orang yang men-ta’wil) di banyak Shifat (sifat-sifat Alloh). Kadang-kadang ia menyebutkan madz-hab Salaf dan Kholaf (orang-orang setelah Salaf) tanpa me-rojih-kan (menguatkan) salah satunya.

Deskripsi Umum Tafsir

Penulisnya meringkasnya dari Tafsir Al-Baghowi (w. 510 H), dan ia menyertakan apa yang ia nukil dan ia ringkas dari tafsir-tafsir orang-orang sebelumnya. Di dalamnya, ia tidak memiliki peran—sebagaimana dikatakan penulisnya—kecuali hanya menukil dan memilih, menghindari batas bertele-tele dan berpanjang-panjang.” Ia sering membahas nasihat dan hal-hal yang melembutkan hati.

Sikapnya terhadap Hadits dan Sanad

Ia menyebutkan Hadits-Hadits Nabawi ketika menafsirkan ayat-ayat, atau menjelaskan hukum, tanpa menyebutkan sanadnya karena ia telah menghapusnya sebagaimana ia sebutkan di muqoddimah kitabnya, disertai dengan menisbatkannya kepada para rowi asalnya. Ia juga menjelaskan kata-kata asing dalam Hadits dan faidah-faidah yang berkaitan dengannya, dan ia menaruh perhatian pada penyebutan peperangan (ghozwah) dan sejarah.

Sikapnya terhadap Hukum Fiqih

Ia sangat mencurahkan perhatian pada sisi Fiqih, dan ia membahas secara panjang lebar madz-hab para ulama dan dalil-dalil mereka, dan ia memasukkan banyak cabang Fiqih ke dalam tafsir yang mungkin tidak penting bagi seorang mufassir.

Sikapnya terhadap Qiro’at

Lihat sikap Al-Baghowi (w. 510 H).

Sikapnya terhadap Isro’iliyyat

Ia bertele-tele dalam menyebutkan kisah dan Isro’iliyyat, dan ia banyak menukilnya dari tafsir-tafsir yang mencurahkan perhatian pada hal itu, seperti Ath-Tsa’labi (w. 427 H), dan pada umumnya ia tidak mengomentarinya.


 



[1] Biografinya terdapat dalam: Ad-Duror Al-Kaminah (3/171), Asy-Syadzarat (6/131), Al-A’lam (5/156), Mu’jam Al-Mufassirin (1/379)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url