Pesona Surga - Pembukaan dan Penjelasan Jannah
Jannah (Surga) adalah balasan yang sangat agung, dan
pahala yang besar, yang Alloh persiapkan bagi para wali-Nya dan ahli ketaatan
kepada-Nya. Jannah adalah keni’matan yang sempurna, tidak tercampuri
kekurangan, dan tidak terkotori oleh kekeruhan. Apa yang Alloh jelaskan kepada
kita mengenainya, dan apa yang Nabi ﷺ kabarkan, sungguh
membuat akal bingung dan takjub. Hal ini karena akal tidak mampu menggapai dan
memahami keagungan ni’mat tersebut.
Dengarkanlah firman Alloh ﷻ
yang Maha Suci dalam Hadits Qudsi:
أَعْدَدْتُ لِعِبَادِي الصَّالِحِينَ
مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ، وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ، وَلَا خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ
“Aku telah persiapkan untuk hamba-hamba-Ku yang sholih, keni’matan
yang belum pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga, dan belum pernah
terlintas di hati manusia.”
Kemudian Nabi ﷺ bersabda: “Bacalah
jika kalian mau:
فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّا أُخْفِيَ
لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعْيُنٍ
“Tidak seorang pun mengetahui berbagai ni’mat yang
tersembunyi, yang (secara istimewa) dipersiapkan untuk mereka, sebagai balasan
atas apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS. As-Sajdah: 17) (HR.
Al-Bukhori no. 3244)
Keagungan ni’mat Jannah akan tampak jelas ketika
dibandingkan dengan kesenangan dunia. Sesungguhnya, kesenangan dunia di samping
keni’matan Akhirah adalah murahan dan hina, tidak bernilai apa-apa.
Dalam Shohih Al-Bukhori, dari Sahl bin Sa’d As-Sa’idi
rodhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rosululloh ﷺ
bersabda:
مَوْضِعُ سَوْطٍ فِي الْجَنَّةِ
خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
“Tempat satu cambuk di Jannah lebih baik daripada
dunia dan seisinya.” (HR. Al-Bukhori no. 3250)
Oleh karena itu, di dalam hukum dan takdir Alloh, masuk Jannah
dan selamat dari Naar (Neraka) adalah kemenangan yang agung (Al-Falah Al-‘Azhim),
keberuntungan yang besar (Al-Fauz Al-Kabiir), dan keselamatan yang utama
(An-Najatul ‘Uzhma). Alloh ﷻ
berfirman:
فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ
وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ
“Siapa yang dijauhkan dari Naar dan dimasukkan ke dalam Jannah,
sungguh dia telah beruntung (menang).” (QS. Ali ‘Imron: 185)
Alloh juga berfirman:
وَعَدَ اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ
وَالْمُؤْمِنَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَمَسَاكِنَ
طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ وَرِضْوَانٌ مِّنَ اللَّهِ أَكْبَرُ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ
الْعَظِيمُ
“Alloh menjanjikan kepada orang-orang Mu’min laki-laki dan
perempuan, (akan mendapatkan) Jannah yang mengalir di bawahnya
sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan (mendapatkan) tempat tinggal yang
baik di Jannah ‘Adn. keridhoan
Alloh adalah lebih besar. Itu adalah keberuntungan yang agung.” (QS. At-Taubah:
72)
Alloh juga berfirman:
وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ
يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَذَٰلِكَ
الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
“siapa yang
taat kepada Alloh dan Rosul-Nya, niscaya Alloh akan memasukkannya ke dalam Jannah
yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. itu adalah keberuntungan yang agung.” (QS.
An-Nisa’: 13)
