BAHAYA DOA ORANG YANG TERZHOLIMI DARI MENUNDA BAYAR UPAH
Majikan
mungkin memiliki kekuatan finansial, pengacara, dan kekuasaan di dunia. Namun,
pekerja yang dizholimi memiliki “Senjata Langit” yang tidak bisa ditolak oleh
siapapun.
2.1:
Tiadanya Penghalang antara Doa Pekerja dengan Alloh ﷻ
Ketika
seorang buruh pulang ke rumah dengan tangan hampa, sementara anak istrinya
lapar, lalu ia menengadahkan tangan ke langit dengan air mata, maka hancurlah
singgasana kesombongan majikannya.
Nabi ﷺ bersabda:
«وَاتَّقِ دَعْوَةَ المَظْلُومِ، فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ
اللَّهِ حِجَابٌ»
“Takutlah
kamu akan doa orang yang terzholimi, karena sesungguhnya tidak ada antara doa
tersebut dengan Alloh ﷻ
sebuah penghalang.” (HR. Al-Bukhori no. 1496 dan Muslim no. 19)
Nabi ﷺ bersabda:
«ثَلَاثَةٌ لَا
تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَالإِمَامُ العَادِلُ، وَدَعْوَةُ
المَظْلُومِ يَرْفَعُهَا اللَّهُ فَوْقَ الغَمَامِ وَيَفْتَحُ لَهَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ
وَيَقُولُ الرَّبُّ: وَعِزَّتِي لَأَنْصُرَنَّكِ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ»
“Ada 3
orang yang tidak akan ditolak doanya: Orang yang berpuasa sampai ia berbuka,
pemimpin yang adil, dan doa orang yang terzholimi. Alloh ﷻ akan mengangkat doa itu di
atas awan dan membukakan pintu-pintu langit untuknya, lalu Robb berfirman: ‘Demi
keperkasaan-Ku, Aku pasti akan menolongmu meskipun setelah beberapa waktu.’” (HHR.
At-Tirmidzi no. 3598 dan Ibnu Majah no. 1752)
2.2:
Kebinasaan Majikan akibat Doa Buruh yang Tertindas
Sejarah dan
realita banyak membuktikan bahwa perusahaan-perusahaan besar bisa bangkrut
seketika atau pemiliknya menderita penyakit yang tidak bisa disembuhkan akibat
mengambil hak kecil milik bawahannya.
Alloh
berfirman:
﴿وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ
إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الْأَبْصَارُ﴾
“Dan
janganlah sekali-kali kamu mengira bahwa Alloh ﷻ
lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zholimi. Sesungguhnya Alloh
ﷻ menangguhkan mereka sampai
hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak.” (QS. Ibrohim: 42)
Diriwayatkan
dari Abu Huroiroh (58 H) Rodhiyallahu ‘Anhu bahwa kezholiman adalah
kegelapan di hari Kiamat. Janganlah seorang bos merasa aman dengan hartanya, karena
harta itu bisa habis dalam sekejap jika Alloh ﷻ
telah mengabulkan rintihan hati pekerjanya.
