Cari Artikel

Mempersiapkan...

Puasa dan Kehidupan Sehari-hari

 


15.1 Puasa bagi Pekerja

Ibadah Puasa tidak seharusnya menjadi alasan untuk bermalas-malasan atau menurunkan produktivitas kerja. Justru dalam sejarah Islam, banyak kemenangan besar diraih saat kaum Muslimin sedang menjalankan Puasa. Seorang pekerja harus tetap amanah dalam tugasnya dengan mengharap bantuan dari Alloh.

Alloh Ta’ala berfirman:

﴿وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُۥ وَالْمُؤْمِنُونَ

“Dan Katakanlah: ‘Bekerjalah kamu, maka Alloh dan Rosul-Nya serta orang-orang Mu’min akan melihat pekerjaanmu itu.’” (QS. At-Taubah: 105)

Rosululloh bersabda tentang pentingnya bekerja secara profesional:

«إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يُحِبُّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلًا أَنْ يُتْقِنَهُ»

“Sungguh Alloh Ta’ala mencintai jika salah seorang dari kalian melakukan suatu pekerjaan, ia melakukannya dengan itqon (profesional/sempurna).” (HHR. Ath-Thobaroni dalam Al-Ausath no. 897)

Jika seorang pekerja berat —seperti kuli batu— sementara ia terdesak memberi nafkah keluarga dan tidak ada ganti pekerjaan lain, maka ia boleh berbuka saat lapar tetapi meniatkan Puasa dari pagi. Lalu ia menahan makan sampai Maghrib demi menghormati kemuliaan Romadhon. Lalu diqodho pada hari lain. Demikian fatwa Bin Baz.

15.2 Puasa bagi Pelajar

Bagi pelajar, Romadhon adalah waktu untuk melatih disiplin dan kejernihan pikiran. Menuntut ilmu merupakan bagian dari Jihad di jalan Alloh, dan mengerjakannya saat berpuasa akan menambah pahala di sisi-Nya.

Alloh Ta’ala berfirman:

﴿يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ

“Alloh akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadilah: 11)

Rosululloh bersabda:

«مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ»

“Siapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Alloh akan memudahkan baginya jalan menuju Jannah.” (HR. Muslim no. 2699)

15.3 Puasa dan Keluarga

Romadhon adalah kesempatan untuk mempererat hubungan antar anggota keluarga melalui sahur dan buka puasa bersama. Kepala keluarga bertanggung jawab membimbing istri dan anak-anaknya agar menjalankan Puasa dengan benar dan menghidupkan malam-malamnya dengan ibadah.

Alloh Ta’ala berfirman:

﴿يَٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا قُوٓا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Naar.” (QS. At-Tahrim: 6)

Ali bin Abi Tholib (40 H) menjelaskan makna ayat ini adalah: “Ajarilah mereka ilmu dan adab.” (HR. Al-Hakim)

Rosululloh juga bersabda:

«خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي»

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” (HSR. At-Tirmidzi no. 3895)

15.4 Puasa dan Media Sosial

Di era modern, menjaga Puasa juga berarti menjaga pandangan dan jari-jari dari hal yang sia-sia di media sosial. Menghindari ghibah digital, debat kusir, dan konten maksiat adalah bagian dari kesempurnaan Puasa.

Alloh Ta’ala berfirman:

﴿إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰٓئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔولًا

“Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (QS. Al-Isroo: 36)

Rosululloh bersabda:

«مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ»

“Siapa yang beriman kepada Alloh dan hari Akhiroh, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Al-Bukhori no. 6018 dan Muslim no. 47)

15.5 Menjaga Produktivitas Saat Puasa

Muslim yang cerdas adalah yang mampu mengatur waktunya antara ibadah, istirahat, dan aktivitas duniawi sehingga tidak ada yang terbengkalai. Puasa justru memberikan energi positif bagi jiwa untuk lebih fokus.

Alloh Ta’ala berfirman:

﴿فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ

“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.” (QS. Asy-Syarh: 7)

Rosululloh mendoakan waktu pagi umatnya:

«اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُورِهَا»

“Ya Alloh, berkahilah umatku di waktu pagi mereka.” (HSR. Abu Dawud no. 2606)


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url